Tokoh Adat masyarakat Rampi menggunakan Pakaian adat Rampi
Rampi adalah salah satu Kecamatan di luwu Utarta Sulawesi Selatan, yang berbatasan langsung dengan Sulawesi tengah yaitu Bada.
Kecamatan Rampi dikenal sebagai salah Satu wilayah yang masi sangat terisolir. bagaimana tidak akses menuju kecamatan Rampi y sangat sulit dijangkau kendaraan Roda Empat dan juga kendaraan Roda dua.namun dengan akses yang sangat Sulit ini Kecamatan Rampi menyimpan beberapa Tradisi yang Masi dilestarikan oleh Masyarakat lokal hingga hari ini.
Kecamatan Rampi dikenal sebagai kampung yang masih menjaga adat istiadatnya yang merupakan warisan leluhur mereka.
Kecamatan Rampi dikenal sebagai kampung yang masih menjaga adat istiadatnya yang merupakan warisan leluhur mereka.
salah Satu tradisi yang sangat unik dari kecamatan rampi adalah pakaian Adat yang terbuat dari Kulit kayu.
kulit kayu mungkin sebahagian orang menganggapnya tidak memmpunyai nilai seni.namun Masyarakat Adat Rampi mengguanakan kulit kayu sebagai bahan Utama untuk membuat pakaian adat Mereka.
Adapun kulit kayu yang digunakan sebagai bahan utama pembuatan Pakaian Adat Masyarakat Rampi,Kulit kayu Pohon Beringin yang dalam bahasa Rampi disebut (Loti Nunu)
Kebiasaan Masyarakata Kecamatan Rampi membuat pakaian adat mereka dengan bahan Utama dari kulit Kayu, suda secara turun-temurun dari nenek moyang Masyarakat yang masi dipelihara hingga hari ini.
Proses pembuatan pakaian adat masyarakat rampi memakan waktu yang cukup lama untuk satu pasang pakaian adat mereka yakni tiga bulan.
Proses pembuatan pakaian adat masyarakat rampi memakan waktu yang cukup lama untuk satu pasang pakaian adat mereka yakni tiga bulan.
Pakaian Adat yang terbuat dari kulit kayu ini biasanya dipakai pada saat Acara Adat berlangsung,seperti penjemputan tamu dari Luar wilaya Rampi,Proses Pernikahan Adat,dan juga Acara adat lainya.(**)
x

Tidak ada komentar:
Posting Komentar